JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Kepri Lakukan Uji Tanah di Lahan Perkebunan The Residence Bintan

 

Tanah merupakan media tumbuh tanaman yang memiliki karakteristiknya masing-masing tergantung pada kandungan unsur hara dan tingkat kesuburan tanah.  Sehingga mempengaruhi proses tumbuh kembang tanaman, hingga berdampak pada produksi tanaman itu sendiri. Oleh karen itu sangat penting bagi pelaku pertanian untuk mengetahui unsur hara dan tingkat kesuburan tanah sebelum melakukan budidaya tanaman pertanian.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Riau dalam upaya permudah pelaku pertanian untuk melakukan pendugaan kebutuhan hara tanah yang harus ditambahkan untuk satu periode tanam, memberikan pelayanan diseminasi teknologi pengujian kualitas tanah dengan menggunakan perangkat uji tanah, seperti yang dilakukan BPTP Kepri dalam pengambilan dan pengujian sampel tanah di The Residence Bintan, Kampung Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Pihak The Residence Bintan yang diwakili Ahmad Qomar Al Halim menyampaikan “sepinya wisatawan yang menjadi pengguna jasa menjadi salah satu yang melatarbelakangi peningkatan aktivitas pengolahan lahan untuk kegiatan pertanian. Areal yang terhitung cukup luas (total sekitar 70 ha), baru digunakan secara efektif sekitar 20 ha. Hal ini juga merupakan potensi cukup besar agar dapat mengoptimalkan lahan untuk kegiatan pertanian. Saat ini telah dirintis aktivitas pertanian diantaranya: tanaman cabai, sayuran dan juga ternak dalam skala masih kecil”.

“Untuk mendukung kegiatan tersebut kami melalui surat akhirnya mengajukan permohonan pengujian kualitas tanah kepada BPTP-Balitbangtan Kepulauan Riau yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sehingga mencapai hasil yang optimal”.

 

Rabu, 30 Juni 2021 BPTP-Balitbangtan Kepulauan Riau merespon baik permohonan tersebut dengan menugaskan 4 orang Tim dari BPTP, Ahmad Misbah, SP., M.Sc (Peneliti), R. Catur Prasetiyono, SP., S.ST (penyuluh), Sahrul Hadi Nasution, SP (Kasubbag TU) dan Irma Oktavia, A.Md (Teknisi Litkayasa) untuk turun langsung ke lokasi perkebunan The Residence Bintan bersama dengan perwakilan dari The Residence Bintan yaitu Bapak Qomar dan Bapak Jay untuk melakukan pengambilan sampel tanah dan melakukan pengujian kandungan tanah menggunakan  Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK).

Sampel tanah diambil dari  6 (enam) titik lokasi yang akan mewakili kondisi tanah di perkebunan The Residence Bintan, sehingga dapat ditentukan rekomendasi pemupukan yang akan digunakan di lokasi tersebut. Analisis sampel tanah menggunakan PUTK langsung dilakukan di lokasi dan dapat diselesaikan 3 sampel, selebihnya pengujian akan dilanjutkan di Kantor BPTP Kepulauan Riau.

Sahrul Hadi Nasution, SP menyampaikan secara umum tanah akan membaik dengan semakin seringnya digunakan aktivitas yang mengakumulasi bahan organik dalam tanah.

R. Catur Prasetiono, SP., S.ST mengingatkan “jika kegiatan pertanian yang dilakukan ditujukan untuk organik murni agar dihindari penggunaan kotoran ayam broiler yang full kimia pabrik. Hal ini untuk menjaga nilai organik dari hasil pertanaman di lahan. Pencacahan rumput yang dipangkas dari sekitar lokasi sudah tepat diolah menjadi kompos dan ditambahkan ke lahan pertanian,” ujarnya.

Sedangkan untuk hasil pengujian sampel tanah dilakukan,  akan dikirim BPTP Kepri setelah selesainya hasil uji tanah secara keseluruhan.