JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dukung Hilirisasi Inovasi Teknologi Balitbangtan, BPTP Kepri Gelar Bimtek di Pesantren Al-Kautsar Tanjungpinang

 

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kepulauan Riau melaksanakan bimbingan teknis di Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Kampung Sidomulyo Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang, Rabu  16/06/2021. Bimtek Hilirisasi Inovasi Teknologi Balitbangtan kali ini mengangkat tema Teknologi Budidaya Hortikultura dan Pengelolaan Limbah Ternak. Kesan nyaman, rapi dan bersih, demikian dirasakan peserta bimtek memasuki pondok pesantren yang diasuh oleh KH. Muhammad Supeno.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung di GOR Pesantren ini melibatkan peserta dari Kelompok Tani Maju Jaya,  petani pengelola pertanian di pesantren Al-Kautsar, Ketua Kelompok Tani se-Kecamatan Tanjungpinang Timur, Penyuluh Kota Tanjungpinang, Penyuluh Provinsi Kepulauan Riau dan Mahasiswa magang dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).

Selain itu, hadir juga dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKPPKH) Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama Kota Tanjungpinang, dan Direktur Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Kota Tanjungpinang.

Kepala DKPPKH Provinsi Kepri, Drs. Ahmad Izhar dalam acara pembukaan menyampaikan terima kasih kepada BPTP Balitbangtan Kepri yang telah menyelenggarakan kegiatan Bimtek hilirisasi teknologi ini. BPTP memiliki banyak teknologi spesifik lokasi yang dapat diterapkan petani.

Pertanian di Kepri agar hasilnya bagus harus disentuh dengan teknologi seperti dengan penggunaan pupuk kandang atau pupuk organik. Ini tepat dengan adanya Bimtek yang diselenggarakan BPTP Kepri yang mengangkat tema teknologi budidaya  hortikultura dan pengelolaan limbah ternak. Dengan hadirnya Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) yang tersebar di beberapa kelompok tani Kota Janjungpinang, Maka silakan Petani Kelompok tani Maju Jaya kalau belum mengajukan, silakan saja karena ini didanai dari APBN," kata Izhar.

Direktur Pesantren Al-Kautsar, Kyai Supeno dalam sambutan selaku tuan rumah menyampaikan, terima kasih kepada BPTP Kepri yang menyelenggarakan bimtek tentang pertanian di pesantren Al-Kautsar. “Bimtek hari ini sudah kali kedua diselenggarakan oleh BPTP Kepri di Pesantren Al-Kautsar. Pertama pada bulan Maret yang lalu dengan tema Pekarangan Pangan Lestari dan kedua pada hari ini dengan tema budidaya hortikultura dan pengelolaan limbah ternak,” ujar Kyai Supeno.

“Mengurus pertanian itu ibadah, karena membantu dalam kelangsungan hidup manusia. Kita sekarang ini dapat bertani dengan dukungan teknologi, diantaranya teknologi yang dihasilkan oleh BPTP Balitbangtan Kepri. Untuk itu ikuti dengan baik kegiatan bimtek hilirisasi teknologi ini, dan setelah itu praktikkan apa yang telah didapatkan dari bimtek ini,” pesan Kyai Supeno.

Sambutan Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tanjungpinang, yang diwakili oleh Anik Kisdaryani, SP menyampaikan, terima kasih kepada BPTP Kepri yang telah memberikan bimbingan teknis teknologi budidaya hortikultura dan penelolaan limbah ternak. “Ilmu ini sangat berharga bagi kita semua. Produksi Lipat Ganda (Proliga) komoditas cabai ini adalah teknologi yang dihasilkan oleh Balitbangtan Kementerian Pertanian dan ini telah berhasil diuji BPTP Kepri di petani Batam. Kalau ini nanti berhasil dikembangkan di Kota Tanjungpinang khususnya oleh Kelompok Tani Maju Jaya, maka ini salah satu kegiatan yang dapat menekan inflasi daerah,” Kata Anik

Zulfawilman, S.Pt yang memberikan kata sambutan mewakili Kepala BPTP Kepri menjelaskan tujuan dari kegiatan Bimtek yaitu, memberikan motivasi dan bimbingan bagi masyarakat petani, memberikan edukasi dan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi petani. “Ada tiga topik yang akan disampaikan dalam bimtek ini, yaitu pertama tentang budidaya cabai Proliga spesifik lokasi, kedua tentang teknologi penemasan untuk memperpanjang masa simpan sayuran, dan ketiga teknologi pengelolaan limbah ternak. Topik yang ketiga ini akan ada teori dan praktik. Materi akan disampaikan hari ini sedangkan praktiknya besok,”kata Zulfa.

  

Usai kata sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi teknologi budidaya hortikultura dan pengelolaan limbah ternak. Materi pertama ini disampaikan oleh Annisa Dhienar Alifia, SP. dengan topik budidaya cabai Proliga spesifik lokasi. Dalam paparannya ia menjelaskan terkait dengan strategi Proliga Cabai, varietas, pola tanam dan jarak tanam, persemaian sehat, persiapan lahan, penanaman dan pengaturan cabang. Pemangkasan pucuk dan pemupukan.

Astrid Fransisca, S.T.P Peneliti BPTP Kepri selaku narasumber kedua, memaparkan materi mengenai teknologi pengemasan untuk memperpanjang masa simpan sayuran. Astrid menjelaskan mulai dari latar belakang, tujuan pengemasan, fungsi pengemasan, syarat bahan pengemasan jenis bahan  pengemasan, dan lainnya.

Terakhir R. Catur Prasetiyono, SP., S.ST Penyuluh BPTP Kepri selaku narasumber ketiga, memaparkan materi mengenai teknologi pengelolaan limbah ternak. Catur mulai materinya dengan menjelaskan apa itu kompos? Kemudian ia melanjutkan pengertian starter kompos. Ia juga secara detail menjelaskan terkait cara pembuatan kompos dan juga cara pembuatan biourien. Untuk menambah pemahaman lebih mendalam lagi pada peserta Bimtek tersebut, BPTP Kepri hari Kamis, 17 Juni 2021 pukul 08.30-selesai akan menggelar praktik pengelolaan limbah ternak. Kegiatan Praktik ini akan dilaksanakan di kandang ternak pak Ali Kampung Sidomulyo.