JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Kepri dan Pemko Tanjungpinang Resmikan Kandang Pembibitan dan Salurkan Bantuan Itik Balitbangtan

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kepulauan Riau bersama dengan Pemerintahan Kota Tanjungpinang Senin, 22 Maret 2021 meresmikan kandang pembibitan dan salurkan bantuan itik Balitbangtan. Kegiatan diawali dengan penyerahan bibit itik dan ayam oleh Pemko Tanjungpinang yang diwakili oleh Drs. H. Thamrin Dahlan, Msi disusul dengan penyerahan BAST bantuan renovasi kandang tetas telur oleh BPTP Kepri. Kedua bentuk bantuan diberikan kepada Kelompok Ternak Maju Jaya.

Asisten 1 Pemko Tanjungpinang, Drs. H. Thamrin Dahlan, MSi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan renovasi kandang pembibitan itik yang diberikan oleh BPTP Kepri. Ada beberapa point lain yang disampaikan Thamrin  yaitu; 1. kelompok ternak agar dapat difasilitasi oleh Dinas Pertanian kekurangan/kelengkapan sarana prasarana, 2. memberikan motivasi pada peternak, agar menjadi pengusaha itik yang mandiri, 3. meminta BPTP Kepri bersama Dinas Pertanian Kota selalu mendampingi masyarakat dalam penerapan inovasi teknologi, 4. Pemko harus melakukan replikasi teknologi budidaya itik pada kelompok lain, sehingga menjadi kuat.


“Saya merasa surprised dengan kemajuan peternak Itik di Tanjungpinang yang mampu mensuplai bibit dan telor serta pakan diluar Tanjungpinang (Batam dll). Saya akan menyampaikan ke Walikota tanjungpinang bahwa potensi peternak Itik di Tanjungpinang sangat bagus dan harus didukung dengan gairah tinggi oleh kelompok dalam menerapkan teknologi salah satunya yang dimiliki oleh BPTP Balitbangtan Kepri”, kata Thamrin diakhir sambutannya.

Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP dalam acara tersebut juga  menyampaikan kesiapan BPTP Kepri dalam mendampingi dalam penerapan teknologi sesuai dengan yang disampaikan oleh Asisten Pemkot Tanjungpinang. “BPTP Kepri bekerja sesuai dengan mandatnya, diantaranya; melakukan pengkajian, perakitan, pengembangan dan diseminasi teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi, dan melakukan pendampingan penerapan teknologi mendukung pelaksanaan program dan kegiatan strategis pertanian”, terang Sugeng.