BPTP KEPRI GELAR BIMTEK BUDIDAYA DAN PASCA PANEN JAHE MERAH DI TANJUNG PINANG

Parent Category: Berita Written by Admin Hits: 243

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri selenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Hilirisasi Inovasi Teknologi Balitbangtan, dengan tema  budidaya dan pasca panen jahe merah pada hari minggu 21 Maret 2021. Lokasi Bimtek di Aula Perum Hang Tuah, Kelurahan Pinang Kencana RT.003/RW.005, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini di hadiri oleh warga RT.003/RW.005 sebanyak 35 orang, Ketua RT.003 Kelurahan Pinang Kencana, Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjung Pinang beserta staf dan Tim BPTP Kepri.

Dalam sambutan selamat datang Bapak Faizal  yang mewakili Kel. Pinang Kencana, Kec. Tanjung Pinang, mengucapkan terima kasih kepada BPTP Kepri yang melakukan bimtek pada RT.003/RW.005 dan mengharapkan warganya agar bersungguh-sungguh dalam kegiatan ini serta menerapkan di lingkungannya sehingga apa yang didapatkan tidak menjadi sia-sia. Kegiatan bimtek ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang sudah disepakati yaitu optimalisasi lahan pekarangan dengan budidaya jahe merah.

 

Sambutan kedua oleh PLT Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjung Pinang, Dra. Hj. Endang Susilawati, menyampaikan terima kasih BPTP Kepri yang telah memberikan bimbingan inovasi teknologi khususnya budidaya jahe merah dan penanganan pasca panen yang dirasakan sesuai dengan kondisi pandemi covid-19  yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Disampaikan pula bahwa jahe merah merupakan tanaman biofarmaka  bagi kesehatan, apalagi harga jahe merah melambung tinggi saat pandemi ini sehingga sangat berpeluang untuk dikembangkan sebagai pendapatan sampingan.

Sambutan dan Arahan Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan bimtek adalah menghilirisasi teknologi Balitbangtan, memberikan motivasi dan bimbingan bagi masyarakat yang terdampak covid-19 , pemberdayaan ekonomi masyarakat, memberikan edukasi dan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi warga RT.003/RW.005 sehingga semakin  meningkat  skill,  kesehatan maupun memberikan sumbangan secara ekonomi di lingkungan keluarga rumahtangga masing-masing.  Disampaikan pula bahwa jahe merah menjadi primadona di Kota Tanjung Pinang saat covid-19, karena dibutuhkan banyak oleh masyarakat dan nilai ekonomi cukup tinggi.  Kerjasama dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang ditingkatkan dalam mendampingi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi teknologi.

Kandungan jahe merah banyak senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan dan imunoglobutator dapat mengobati beberapa penyakit. Kegiatan bimtek ini merupakan rangkaian bimtek padat karya penanggulangan Covid-19 yang dilaksanakan melalui penyampaian materi dan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan praktek pengolahan serbuk instan jahe merah. Sebagai pemateri yaitu Jonri Suhendra Sitompul, S.P (penyuluh BPTP) membawakan materi budi daya jahe merah dan Astrid Fransisca, S.T.P (peneliti pasca panen BPTP) dengan materi pasca panen & pengolahan jahe merah . (dh)