JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pelatihan Pembuatan Kompos Kelompok Perempuan Kreatif dan Mandiri Tembesi Tower Kota Batam

Salah satu tujuan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) LPTP Kepulauan Riau adalah peningkatkan kapasitas informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap teknologi pertanian. Peningkatan informasi dan pengetahuan masyarakat yang dilakukan oleh LPTP Kepulauan Riau saat ini, diseminasi melalui pelatihan tentang manfaat dan pengolahan limbah rumah tangga sebagai kompos.

Pelatihan pembuatan kompos dilakukan pada Kelompok Perempuan Kreatif dan Mandiri Tembesi Tower Kota Batam. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, yang diadakan pada tanggal 10 – 11 Juli 2015, dimana pertemuan itu membahas mengenai pelatihan pembuatan pestisida nabati dan kompos. Pelatihan pembuatan kompos ini dibimbing oleh Jonri Suhendra Sitompul, SP dan Apriyani Nur Sariffudin, S.Pt serta dihadiri oleh ibu Herawati selaku ketua kelompok, dengan jumlah sebanyak 15 orang.

Pada pelatihan pembuatan kompos, bahan yang digunakan masih dalam skala kecil, dimana bahan yang digunakan dalam pembuatan kompos ini yaitu 50 kg pupuk kandang, 40 kg hijauan (sampah rumah tangga), 5 kg dedak, gula pasir, EM-4  dan air sebanyak 20 liter. Prosedur pembuatannya yaitu mencampurkan 50 kg pupuk kandang, 40 kg hijauan dan 5 kg dedak. Ditambah dengan air yang sebelumnya sudah dicampur dengan gula pasir dan EM -4 kemudian diaduk rata. Setelah adonan kompos rata, adonan ditutup dengan terpal. Pengadukan kompos dilakukan apabila suhu ≥ 40 °C. Hal ini dilakukan untuk menjaga  agar mikroorganismenya tidak mati dan proses pembusukannya dapat berjalan dengan baik. Kompos dapat digunakan setelah ± 2 minggu.

Dalam pertemuan kali ini, team LPTP Kepulauan Riau juga menyerahkan bibit “Benih Inti” kepada Ketua Kelompok berupa bibit Cabai varietas Lanting sebanyak 2 bungkus, bibit Terong varietas Belut sebanyak 2 bungkus, bibit Sawi varietas Liman sebanyak 1 bungkus dan bibit Sawi varietas Caisin sebanyak 1 bungkus. Bibit – bibit ini nantinya diharapkan untuk dikembangkan di KBI kelompok dengan tujuan untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan pekarangan.

Dengan adanya pelatihan pembuatan kompos ini, diharapkan kelompok tani bisa mengelola limbah rumah tangga sebagai kompos dan bisa dimanfaatkan untuk budidaya tanaman di pekarangan rumah. Dengan tujuan, untuk meningkatkan pendapatan serta menciptakan lingkungan hijau, bersih, dan sehat secara mandiri di wilayah KRPL kota Batam.