JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Kompos di Kelompok Wanita Tani “Flamboyan” Tanjungpinang

Tanjungpinang, 22 Agustus 2015.  Penyuluhan dan Pelatihan pembuatan kompos ini diadakan dalam rangka Pendampingan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kota Tanjungpinang, dimana dalam kegiatan ini melibatkan Kelompok Wanita Tani Flamboyan. Kelompok ini merupakan salah satu KWT binaan dari LPTP Kepri. Tujuan dari penyuluhan dan pelatihan ini yakni untuk memanfaatkan limbah rumah tangga yang bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos.

Pada pertemuan ini Tim KRPL LPTP Kepri memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pembuatan kompos dan manfaat kompos bagi tanaman. Tim KRPL LPTP Kepri juga  memberikan demo tentang bagaimana cara pembuatan kompos dan komposisi apa yang digunakan dalam pembuatan kompos tersebut secara sederhana. Komposisi pembuatan kompos yaitu a) 30 kg pupuk kandang, b) 15 kg (hijauan dan sampah rumah tangga), c) Ragi secukupnya, d) EM 4, e) 0.25 Kg gula pasir/gula merah, f) air secukupnya. Pada kesempatan ini juga diajarkan kepada kelompok cara pemisahan sampah rumah tangga yang bisa dijadikan sebagai bahan kompos (sisa limbah makanan) dan yang tidak bisa dijadikan sebagai bahan kompos (plastik).

EM-4 merupakan mikroorganisme yang berperan untuk mempercepat proses pembentukan kompos dalam tanah. Sedangkan penggunaan ragi dalam pembuatan kompos ini yaitu untuk mempercepat proses pelapukan bahan organiknya.  Lebih baik lagi apabila dalam pembuatan kompos ini dicampur dengan dedak, dimana dedak berperan sebagai sumber energi bagi mikroorganisme pengurai.

Pelatihan dan pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan oleh Tim KRPL LPTP Kepri. Diharapkan dengan adanya penyuluhan dan pelatihan ini, kelompok wanita tani bisa memproduksi pupuk kompos untuk budidaya tanaman yang mereka kelola, tanpa harus membeli dari luar, serta untuk kedepannya bisa dipasarkan sehingga menjadi penghasilan tambahan buat kelompok tani. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama KWT Flamboyan.