JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pendampingan PUAP di Kabupaten Bintan

Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) merupakan program Kementerian Pertanian bagi petani di pedesaan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan dengan memberikan fasilitas bantuan modal usaha untuk petani pemilik, petani penggarap, buruh tani maupun rumah tangga tani.  Salah satu tujuan PUAP memberikan kepastian akses pembiayaan kepada petani, kelompok tani dan gapoktan. Penyuluh pendamping dan penyelia mitra tani (PMT) sebagai mitra ataupun pendamping merupakan ujung tombak dalam memberdayakan kelembagaan dan ekonomi pedesaan untuk pengembangan kegiatan usaha agribisnis.

Loka Pengkajian Teknologi Pertanian (LPTP) Kepulauan Riau berperan sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pertanian sebagai sekretariat yang ditunjuk untuk pendampingan PUAP di wilayah provinsi Kepulauan Riau. Sebagai pendamping PUAP, LPTP Kepulauan Riau rutin melakukan koordinasi dan komunikasi dengan PMT setiap kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau, untuk mengetahui permasalahan yang terjadi serta memecahkan masalah secara bersama.

Kunjungan tim PUAP LPTP Kepulauan Riau kali ini, untuk mensosialisasikan tentang Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) dan manfaatnya bagi gapoktan, diharapkan pada tahun 2016 semua gapoktan sudah memiliki LKM-A. Kunjungan ini sekaligus menghadiri syukuran atas berhasilnya Gapoktan “Semangat” Desa Mantang Baru Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, salah satunya gapoktan yang mewakili provinsi Kepulauan Riau dalam penghargaan Gapoktan Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015. Gapoktan “Semangat” penerima dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PUAP pada tahun 2010. Dana bantuan dikelola gapoktan untuk kegiatan off – farm.  Gapoktan “Semangat” adalah gapoktan dimana seluruh anggotanya adalah wanita, gapoktan ini terdiri dari 3 kelompok tani yaitu a) kelompok Wanita Tani (KWT) Cenut 1, b) Kelompok Wanita Tani (KWT) Cenut 2 dan c) Kelompok Wanita Tani (KWT) Belakang Sidi, dengan jumlah anggota sampai sekarang sebanyak 75 orang.

Pertemuan ini dihadiri oleh pemerintah setempat yaitu Bapak Ramli (perwakilan Kecamatan Mantang), Bapak Safri Panggabean Kepala Desa Mantang Baru, Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Kodim Tanjungpinang Bapak Hutabalian dan Bapak Siregar, tim pendampingan PUAP LPTP kepulauan Riau, Deddy Hidayat, S.Pt dan Jonri Suhendra Sitompul, SP, PMT PUAP Kabupaten Bintan Bapak Halomoan Hutajulu, A.Md, anggota Gapoktan “Semangat” dan warga setempat.

Pada kesempatan ini Tim PUAP LPTP Kepulauan Riau, mengharapkan agar prestasi yang didapat, terus dipertahankan serta bisa menjadi contoh bagi gapoktan lainnya dalam pengelolaan manajemen keuangan. Keberhasilan ini tidak luput dari kerjasama dan koordinasi antara gapoktan dengan PMT serta pendamping lainnya seperti pemerintah daerah dan LPTP Kepulauan Riau sebagai pendamping PUAP di Provinsi Kepulauan Riau. Pada kesempatan ini tim LPTP Kepulauan Riau juga memberikan bantuan berupa majalah sains edisi 37 Januari, Edisi 40 April, Edisi 43 Juli, Edisi 44 Agustus dan Edisi 45 September, masing – masing edisi 3 buku, dengan tujuan untuk menambah informasi dan pengetahuan bagi masyarakat setempat khususnya gapoktan “Semangat”.

Dengan adanya BLM PUAP ini, diharapkan dapat mengurangi kemiskinan dan pengangguran melalui pertumbuhan dan pengembangan kegiatan usaha agribisnis di pedesaan sesuai potensi wilayah.