JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Budidaya Organik mendukung Pengembangan pertanian di Kepulauan Riau

 

Pengembangan budidaya organik khususnya hortikultura kedepan diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor pertanian di Kepulauan Riau. Namun permasalahannya sampai saat ini budidaya hortikultura khususnya sayuran di Kepulauan Riau masih banyak ditemukan menggunakan bahan kimia (pupuk dan pestisida) yang relatif tinggi sehingga menyisakan kontaminan dan residu pestisida pada hasil panen. Tentu saja hal ini dapat berdampak negatif pada sisi harga jual sayuran kedepannya dan juga sisi kesehatan jika secara terus menerus mengkonsumsi sayuran ini.

  Pada kesempatan kali ini BPTP Kepri telah berhasil menghasilkan inovasi teknologi  sayuran organik terutama sayuran daun, sebagai contoh kubis. Kubis seperti yang diketahui merupakan jenis sayuran yang pada umumnya dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi dan jika ditanam didataran rendah ukuran korp sayuran ini akan mengecil dan sangat rentan terhadap ulat daun, tetapi BPTP Kepri telah berhasil membuktikan kubis organik yang ditanam pada dataran rendah  dapat tumbuh dengan baik dengan menggunakan aplikasi pupuk organik cair dan pestisida nabati nisela. Senin (02/09/2019) BPTP Kepri melakukan pemanenan terhadap kubis organik yang telah berumur 85 hari dari taman agroinovasi  dengan hasil berat  rata-rata tiap korp 1,5 kg