JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Tim Pakar: BPTP Harus Terus Berkarya melalui Inovasi Teknologi

Tanjungpinang. Kunjungan singkat di BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau ini (Rabu, 30/05/2018) dimanfaatkan oleh Dr. Farid A. Bahar, Tim Pakar Kementan di sela-sela melakukan monitoring dan evaluasi pertanaman padi di lahan sawah bukaan baru di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Dalam kunjungan tersebut Dr Farid bersama tim diterima Kepala Seksi Kerja Sama Pelayanan dan Pengkajian (KSPP) Asmarhansyah, S.P., M.Sc., Ph.D. dan kemudian dilanjutkan pertemuan  dengan melibatkan peneliti-penyuluh BPTP Balitbangtan Kepri.

Kepala KSPP menyampaikan ucapan selamat datang atas kunjungan Dr. Farid A. Bahar sebagai Tim Pakar dan Dr. Nandang Sunandar, peneliti BBP2TP di BPTP Balitbangtan Kepri. Selanjutnya Kepala KSPP menyampaikan tugas dan fungsi BPTP Balitbangtan Kepri sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pertanian di daerah, melalui kerjasama dan dukungan SDM yang terdiri dari peneliti, penyuluh, litkayasa serta fungsional lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Farid menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu hadir dalam segala permasalahan yang ada di tengah masyarakat khususnya bagi petani. Salah satu tugas dari tenaga ahli adalah menjembatani masalah yang ada di tengah masyarakat (petani) untuk disampaikan ke atasan (pengambil kebijakan). Dr. Farid, menilai, Kepri yang berbatasan dengan negara tetangga memiliki potensi menjadi daerah pengekspor, sehingga budidaya petani harus terus ditingkatkan melalui optimalisasi lahan, lahan bukaan  baru, dan pengadaan alat mesin pertanian. Jika dahulu menggunakan sabit untuk memanen padi, sekarang sudah menggunakan combine harvester.

Guna menunjang potensi pertanian yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, beberapa pokok arahan Dr. Farid sebagai berikut :1) BPTP Kepri Balitbangtan hendaknya secara terus menerus berkarya melalui inovasi teknologi dalam pembangunan pertanian di daerah dengan meningkatkan kinerja peneliti dan penyuluh, 2) Dalam bekerja BPTP Kepri harus bekerja sama dengan pemerintah daerah dengan membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dan efektif, dan 3) Mampu mengidentifikasi sumberdaya yang dimiliki daerah, potensi, dan keadaan sosial ekonomi untuk dapat direkomendasikan sebagai kebijakan oleh pusat. Beliau juga memberikan support kepada peneliti dan penyuluh BPTP Balitbangtan Kepri agar selalu berinovasi, petik referensi dari hasil karya orang lain sebagai inspirasi dalam bekerja, positif dan produktif, perkuat koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Daerah.